Pages

Selasa, 18 Oktober 2016

HUJAN DAN COKLAT PANAS (Suatu Saat Nanti)

Selasa, 18 Oktober 2016


Dipindah dari Wordpress, Posted on January 17, 2015

Hujan siang ini di Bontang, mengingatkan saya tentang hal yang dulu sangat saya ingin lakukan di Jogja. Sebenarnya keinginan ini muncul pertama kali ketika saya melewati Snap Cafe, Demangan. Saya melihat cafe ini di kiri jalan sebelum saya sampai di rumah Rendra untuk urusan KKN, 2011. Sejak saat itu saya sering merencanakan untuk minum coklat panas, atau minimal susu panas, di Snap Cafe. Sambil membaca koran sore atau majalah apapun yang mereka siapkan untuk pelanggan mereka. Tapi sampai saat ini, keinginan ini belum pernah kesampaian, haha.

Kalau suatu saat nanti kesampaian, maka akan menjadi seperti ini :

Sore hari, hujan ringan yang cukup nyaman untuk berjalan kaki dengan payung di tangan kanan. Setelah menitipkan mobil di rumah Rendra (padahal sekarang Rendra sudah satu kota lagi dengan saya, dan bukan di Jogja, haha *red), saya bergegas tapi santai menuju Snap Cafe untuk langsung duduk tepat di samping kaca dan menikmati Hot Chocolate saya.

Entah kenapa dari dulu saya ingin sekali ke sini, hanya untuk sekedar minum coklat atau kopi. Entah untuk menyenangkan hati saya atau hanya kepengen saja. Tapi ketika saya bisa disini, di saat sore yang hujan ringan dan airnya mengalir di kaca tepat di samping saya duduk, maka nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan, hehe.

Disini saya bisa membaca majalah atau koran sore, atau memasang muka ceria sambil melihat-lihat pengunjung lain di tempat ini. atau malah hanya duduk-duduk mendengarkan musik bertema hujan yang mereka putarkan di sore ini. Saya dengan senang hati akan menghabiskan sore ini dengan coklat panas disini dan kemudian pulang ke rumah dengan suasana hati tenang yang membantu saya bisa tidur nyenyak nanti malam.

Aaaah, menulis ini membuat saya merasa harus segera ke Jogja lagi, dan mencoba (berpura-pura) menjadi mahasiswa lagi, and I'm sure that this will be so fun!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

iwanape © 2014